1. Kerja Proyek TKJ
2. Troubleshooting Jaringan
3. Sistem Operasi Jaringan
4. Rancang Bangun Jaringan
5. Jaringan Nirkabel
6. Keamanan Jaringan
7. Adm. Server
Search This Blog
Friday, September 21, 2018
BAB 1
PEMBENTUKAN KERJA TIM
1. Pengertian Tim
Tim adalah sekelompok orang yang bergabung untuk mencapai sebuah tujuan tertentu.
2. Kategori Tim
a. Executive Team
Tim management yang membuat rencana suatu kegiatan dan mengarahkan suatu kegiatan tersebut.
Contohnya : team tersebut membuat gedung.
b. Command Team
Tujuan dibentuknya Command Team yaitu untuk menggabungkan instruksi/perintah dan mengkoordinasikan tindakan diantara management.
c. Projects Team
Anggota team ini memilik kelompok yang berbeda-beda tetapi menerima tugas untuk kegiatan proyek yang sama.
d. Advisory Team ( tim penasihat )
Berfungsi jika proyek ini sudah rampung/selesai.
3. Pembuatan Tim
a. Pembagian peran kepemimpinan ditentukan oleh pengalaman dan kemampuan.
b. Keterbukaan dan saling percaya.
c. Komunikasi.
BAB 2
PENGEMBANGAN IDE PROYEK
1. Identifikasi Proyek
Identifikasi proyek adalah proses yang mengidentifikasi orang, kelompok atau organisasi yang dapat memberikan dampak atau yang terkena dampak atas keputusan dan hasil proyek. Kemudian melakukan analisis dan dokumentasi informasi yang relevan terkait kepentingan, keterlibatan, ketergantungan, pengaruh, dampak potensial terhadap kesuksesan proyek. Output proses ini akan memberikan benefit kepada tim proyek terutama project manajer untuk mengelola pada stake holder tersebut.
2. Formula
Perubahaan pada suatu keseimbangan awal akan mengakibatkan perubahan pada sistem sosial yang akhirnya membawa sistem yang ada menjauhi keseimbangan awal. Perancanaan sebagai dari pada fungsi manajemen yang bila ditempatkan pada pembangunan daerah akan berperan sebagai arahan bagi proses pembangunan berjalan menuju tujuan disamping itu menjadi tolak ukur keberhasilan proses pembagunan yang akan dilaksanakan.
Formulasi strategi yang disarankan dirancang untuk mempertinggi kesempatan hidup dan sukses sebuah usaha kecil. Objectif, membuat sederhana dan terfokus, fokus pada pasar yang menguntungkan, mengembangkan rencana pemasaran manajemen tenaga kerja secara efektif, membuat catatan keuangan yang jelas, tidak pernah menghambur-hamburkan kas. Memformulasikan strategi formulasi melibatkan penetapan serangkaian tindakan yang tepat guna mencapai tujuan perusahaan.
Formulasi strategi yang disarankan dirancang untuk mempertinggi kesempatan hidup dan sukses sebuah usaha kecil. Objectif, membuat sederhana dan terfokus, fokus pada pasar yang menguntungkan, mengembangkan rencana pemasaran manajemen tenaga kerja secara efektif, membuat catatan keuangan yang jelas, tidak pernah menghambur-hamburkan kas. Memformulasikan strategi formulasi melibatkan penetapan serangkaian tindakan yang tepat guna mencapai tujuan perusahaan.
- Input
- Dokumen Pengadaan
- Faktor lingkungan perusahaan
- Akses proses organisasi
• Tools dan Techniques
- Analisis pemangku kepentingan
- Keputusan ahli
- Pertemuan
• Output
- Daftar pemangku kepentingan.
3. Mind Mapping
Mind Map adalah sebuah metode untuk mengelola informasi secara menyeluruh.
Fungsi Mind Map :
- Menyimpan informasi
- Mengorganisasi informasi
- Membuat prioritas
- Memahami informasi dalam konteksnya
- Melakukan review atas seluruh materi pelajaran
- Mengingat informasi secara lengkap.
Mind Map adalah sebuah metode untuk mengelola informasi secara menyeluruh.
Fungsi Mind Map :
- Menyimpan informasi
- Mengorganisasi informasi
- Membuat prioritas
- Memahami informasi dalam konteksnya
- Melakukan review atas seluruh materi pelajaran
- Mengingat informasi secara lengkap.
BAB 3
KEBUTUHAN PELANGGAN
a. Permintaan adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan waktu tertentu.
b. Pelanggan adalah orang/instansi/lembaga yang melakukan pembelian produk baik barang/jasa secara berulang-ulang .
2. Macam-macam pelanggan
a. Dari banyaknya
b. Dari usia
c. Dari jenis kelamin
d. Dari tingkat pendapatan
e. Dari pendidikan
f. Dari waktu pembelian
g. Alur penjualan
h. Geografis
i. Agama
• Pangsa pasar proyek
Analisis pasar dalam hal ini meliputi analisis kualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif misalnya mengidentifikasi, memisahkan dan membuat diskripsi pasar, sedangkan analisis kuantitatif misalnya menghitung besarnya perkiraan penjualan satu tahun yang akan datang (Devinta, 2015).
Pada umumnya analisis pasar meliputi: deskripsi pasar antara lain daerah atau luas pasar, saluran distribusi dan praktek perdagangan setempat. Analisis permintaan masa lalu dan masa sekarang termasuk besarnya jumlah dan nilai kunsumsi barang/jasa yang bersangkutan serta identifikasi konsumsi barang/jasa. Analisis penawaran barang/jasa pasar masa lalu dan masa sekarang (baik dari impor maupun produk lokal) juga termasuk, informasi mengenai keadaan persaingan, harga penjualan yang terjadi, kualitas dan strategi pemasaran para pesaing (Muda aktif, 2012)
• Faktor lingkungan eksternal
- Lingkungan eksternal terdiri dari unsur-unsur diluar perusahaan yang sebagian besar tak dapat dikendalikan dan berpengaruh dalam pembuatan keputusan oleh manajer (T. Hani Handoko, 1999 : 62).
- Lingkungan eksternal terdiri atas unsur-unsur yang berada diluar suatu organisasi, yang relevan pada kegiatan organisasi itu (James A.F Stoner,1996 : 66) (Oktan, 2011).
BAB 4
PENDELEGASIAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB
A. Uraian Tugas
Uraian pekerjaan (job description) adalah suatu catatan yang sistematis tentang tugas, wewenang dan tanggung jawab suatu jabatan tertentu, yang didefinisikan berdasarkan fakta-fakta yang ada (Haris, 2013).
Job description adalah bagian penting dan sistem pengembangan SDM. Ibarat navigator, job desc adalah peta yang menentukan arah, kemana harus berbelok, berapa kecepatan yang diperlukan dan seterusnya (Lubis, 2014). Uraian tugas :
- Menyiapkan bahan-bahan yang berkaitan dengan pengurusan obyek kerja sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku, sebagai bahan pengurusan obyek kerja
- Mempelajari karakteristik dan spesifikasi obyek kerja sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku, untuk kelancaran pengurusan obyek kerja.
- Mengurus obyek kerja sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku, agar tercapainya kondisi sesuai yang diharapkan.
- Mengkonsultasikan kendala yang terjadi dalam proses pengurusan obyek kerja dengan pejabat yang berwenang sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku untuk kelancaran proses pengurusan.
- Membuat laporan pelaksanaan dan hasil kegiatan kepada atasan (Suprayitno, 2016).
Job description adalah bagian penting dan sistem pengembangan SDM. Ibarat navigator, job desc adalah peta yang menentukan arah, kemana harus berbelok, berapa kecepatan yang diperlukan dan seterusnya (Lubis, 2014). Uraian tugas :
- Menyiapkan bahan-bahan yang berkaitan dengan pengurusan obyek kerja sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku, sebagai bahan pengurusan obyek kerja
- Mempelajari karakteristik dan spesifikasi obyek kerja sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku, untuk kelancaran pengurusan obyek kerja.
- Mengurus obyek kerja sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku, agar tercapainya kondisi sesuai yang diharapkan.
- Mengkonsultasikan kendala yang terjadi dalam proses pengurusan obyek kerja dengan pejabat yang berwenang sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku untuk kelancaran proses pengurusan.
- Membuat laporan pelaksanaan dan hasil kegiatan kepada atasan (Suprayitno, 2016).
B. Uraian Tanggung Jawab
Tanggung jawab adalah berkewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya, atau memberikan jawab dan menanggung akibatnya (Zays, 2012).
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatan yang disengaja maupun yang tidak disengaja, tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya.
Tanggung jawab itu bersifat kodrati, artinya sudah menjadi bagian kehidupan manusia, bahwa setiap manusia pasti dibebani dengan tanggung jawab (Sudisman, 1967).
Tanggung jawab itu bersifat kodrarti, artinya sudah menjadi bagian hidup manusia, setiap orang dibebani dengan tanggung jawab terlebih dalam ruang lingkup pekerjaan berdasarkan pengkajian yang lebih mendalam, tanggung jawab adalah kewajiban yang harus dipikul, sebagai akibat dari perbuatan yang telah dilakukan (Nagata, 2014).
Tanggung jawab adalah berkewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya, atau memberikan jawab dan menanggung akibatnya (Zays, 2012).
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatan yang disengaja maupun yang tidak disengaja, tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya.
Tanggung jawab itu bersifat kodrati, artinya sudah menjadi bagian kehidupan manusia, bahwa setiap manusia pasti dibebani dengan tanggung jawab (Sudisman, 1967).
Tanggung jawab itu bersifat kodrarti, artinya sudah menjadi bagian hidup manusia, setiap orang dibebani dengan tanggung jawab terlebih dalam ruang lingkup pekerjaan berdasarkan pengkajian yang lebih mendalam, tanggung jawab adalah kewajiban yang harus dipikul, sebagai akibat dari perbuatan yang telah dilakukan (Nagata, 2014).
BAB 5
ANALISIS TOPIK PROYEK
A. Managable Topic/Topik Terkelola (Mempunyai kesanggupan, masalah pokok)
Salah satu saran yang sangat simpatik adalah "jangan sekali-kali melakukan apa saja yang ada di luar kemampuan diri sendiri" dengan demikian, hal-hal di bawah ini perlu diperhatikan:
- adalah latar belakang Pengetahuan, kecakapan dan kemampuan diri sendiri, sudah cukup untuk memcahkan isu-isu yang berhubungan dengan topik yang akan dikerjakan?
- Apakah waktu, dana telah dipikirkan dengqn masak dan mencukupi?
- Apakah topik tersebut dapat Beli konsultan / pembimbing dengan mudah?
- Apakah tidak ada hambatan-hambatan dan pihak-pihak lain, berkenaan dengan topik tersebut?(Rohman, 2011).
Salah satu saran yang sangat simpatik adalah "jangan sekali-kali melakukan apa saja yang ada di luar kemampuan diri sendiri" dengan demikian, hal-hal di bawah ini perlu diperhatikan:
- adalah latar belakang Pengetahuan, kecakapan dan kemampuan diri sendiri, sudah cukup untuk memcahkan isu-isu yang berhubungan dengan topik yang akan dikerjakan?
- Apakah waktu, dana telah dipikirkan dengqn masak dan mencukupi?
- Apakah topik tersebut dapat Beli konsultan / pembimbing dengan mudah?
- Apakah tidak ada hambatan-hambatan dan pihak-pihak lain, berkenaan dengan topik tersebut?(Rohman, 2011).
B. Obtainable Data/Data yang Dapat Diterima (Data yang dibutuhkan dapat diperoleh)
Data tersedianya / data dapat diperoleh dengan mudah. Hal ini meliputi:
- apakah data sumber (kepustakaan, dll) cukup tersedia
- apakah teknik-teknik data cukup dikuasai
- apakah faktor-faktor pribadi dan luar yang akan merintangi pengumpulam data
- apakah data tersebut terkaitpada waktu tertentu (misal: data tentang proses pemilihan 2004) (Nagawa, 2013).
Data tersedianya / data dapat diperoleh dengan mudah. Hal ini meliputi:
- apakah data sumber (kepustakaan, dll) cukup tersedia
- apakah teknik-teknik data cukup dikuasai
- apakah faktor-faktor pribadi dan luar yang akan merintangi pengumpulam data
- apakah data tersebut terkaitpada waktu tertentu (misal: data tentang proses pemilihan 2004) (Nagawa, 2013).
C. Significance of topic/Pentingnya Topik (Topik yang sesuai)
Topik penting untuk diteliti (Anda akademik, 2014).
- Hasil dari masalah masalah itu akan memberikan sumbangsih yang cukup baik bagi ilmu pengetahuan yang sudah ada atau bagi praktik dilapangan
- Masalah yang akan diteliti bukan merupakan duplikasi dari penelitian sebelumnya
- Ada ketidakpuasan tentang masalah masalah yang perlu dilakukan penelitian ulang. Masalah tersebut memiliki "Kepentingan Akademik" yang cukup besar atau memiliki kegunaan yang praktis yang sangat kuat (Suraja, 2012).
Topik penting untuk diteliti (Anda akademik, 2014).
- Hasil dari masalah masalah itu akan memberikan sumbangsih yang cukup baik bagi ilmu pengetahuan yang sudah ada atau bagi praktik dilapangan
- Masalah yang akan diteliti bukan merupakan duplikasi dari penelitian sebelumnya
- Ada ketidakpuasan tentang masalah masalah yang perlu dilakukan penelitian ulang. Masalah tersebut memiliki "Kepentingan Akademik" yang cukup besar atau memiliki kegunaan yang praktis yang sangat kuat (Suraja, 2012).
BAB 6
ANALISIS RANCANGAN KERJA PROYEK
A. Tahapan desain atau model yang cocok
Tahapan desain sistem dapat dibagi menjadi 2 tahap yaitu:
1. Desain logis
2. Desain fisik
• Pada tahapan desain ada beberapa aktivitas utama yang dilakukan yaitu:
a. Merancang dan mengintegrasikan
b. Merancang arsitektur aplikasi
c. Mendesain antarmuka pengguna
d. Mendesain sistem antarmuka
e. Mendesain dan mengintegrasikan database
f. Membuat proto type detail dari desain
g. Mendesain mengintegrasikan kendali sistem (Taher,2011).
B. Ketepatan asumsi
Sistem perencanaan pembangunan nasional merupakan satu kesatuan tata cara perencanaan pembangunan untuk menghasilkan rencana-rencana pembangunan dalam jangka panjang.(Artikel: Asumsi, konsep dan implikasi proyeksi, penduduk 2015).
C. Sikap pelaksanaan kerja proyek
Sikap kerja adalah keyakinan yang mengandung aspek kognitif, bahavlor dan efektif yang merupakan kesiapan mental psikologi untuk mereaksi dan bertindak secara positif atau negatif terhadap suatu objek. Dalam sikap kerja yang mempengaruhi dalam kinerja kerja ada 3 yaitu: sikap terhadap organisasi (wordpress, 2014). Ada banyak pengertian mengenai sikap. Sikap yang sering kita dengar dan kita ucapkan terkadang tidak begitu kita pahami maknanya dengan benar. Buktinya, tidak semua orang bisa menjawab jika ditanya mengenai pengertian dari sikap itu sendiri (web, 2015). Faktor-faktor sikap kerja menurut Blum and Naylor (Aniek, 2005). Terhadap beberapa faktor yang mempengaruhi sikap kerja, diantaranya:
- Kondisi kerja => Situasi kerja yang meliputi lingkungan fisik ataupun lingkungan social yang menjamin akan mempengaruhi kenyamanan dalam bekerja, karena dengan adanya rasa nyaman akan mempengaruhi semangat dan kualitas karyawan.
- Kerja sama dari teman sekerja => Adanya teman sekerja yang dapat bekerja sama akan sangat mendukung kualitas dan prestasi dalam menyelesaikan pekerjaan (Arief, 2016).
- Keamanan => Adanya rasa yang tercipta serta lingkungan yang terjaga akan menjamin dan menambah ketenangan dalam pekerjaan.
- Kesempatan untuk maju => Adanya jaminan masa depan yang lebih baik dalam hal karier baik promosi jabatan dan jaminan hari tua.
- Fasilitas kerja => Tersedianya fasilitas-fasilitas yang dapat digunakan karyawan dalam pekerjaannya.
- Upah atau gaji => Rasa senang terhadap imbalan yang di berikan perusahaan baik yang berupa gaji pokok, tunjangan dan sebagainya yang dapat mempengaruhi sikap karyawan dalam menyelesaikan pekerjaannya (Arief, 2016).
Subscribe to:
Posts (Atom)
Kelas XII
1. Kerja Proyek TKJ 2. Troubleshooting Jaringan 3. Sistem Operasi Jaringan 4. Rancang Bangun Jaringan 5. Jaringan Nirkabel 6. Keamanan ...
